الصلاة العظيمية

اَلصَّلَاةُ العَظِيمِيَّة

  لسيدي أحمد إبن إدريس

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْئَلُكَ بِنُورِ وَجْهِ اللهِ العَظِيمِ، اَلَّذِي مَلَأَ أَرْكَانَ عَرْشِ الله الْعَظِيمِ، وَقَامَتْ بِهِ عَوَالِمُ اللهِ العَظِيمِ، أَنْ تُصَلِّيَ عَلَی مَوْلَانَا مُحَمَّدٍ ذِي الْقَدْرِ العَظِيمِ، وَعَلٰی أٰلِ نَبِيِّ اللهِ العَظِيمِ، بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِ الله العَظِيمِ، فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللهِ العَظِيمِ، صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ اللهِ العَظِيمِ، تَعْظِيمًا لِحَقِّكَ يَا مَوْلَانَا يَا مُحَمَّدُ يَا ذَالْحُلُقِ العَظِيمِ، وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلٰی أٰلِهِ مِثْلَ ذٰلِكَ، وَاجْمَعْ بَيْنِيْ وَبَيْنَهُ كَمَا جَمَعْتَ بَيْنَ الرُّوحِ وَالنَّفْسِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا يَقَظَةً وَمَنَامًا، وَاجْعَلْهُ يَارَبِّي رُوْحًا لِذَاتِي مِنْ جَمِيعِ الْوُجُوهِ فِي الدُّنْيَا قَبْلَ الْأٰخِرَةِ ياَعَظِيمُ

* Ijazah solawat ‘adzimiyah oleh Syeikh Asyraf Hamid Hasanain Alja’fari, Sumber Sari, 13 Oktober 2022 M, 18 Rabiul Awal 1444 H.

Buku Rujukan

Foto: Team dari Perpustakaan Nasional RI, 29 11 22

SS Media- Perpustakaan Nurul Muttaqin Sumber Sari bisa menjadi rujukan tempat bacaan, utamanya dalam bidang sastra. Apa saja yang ada di sana? Apa ada anda sebagai pengarang? Ayo kita intip dan kunjungi. Buku-buku novel antara lain:

1. Rumah Kaca, Pramoedya

2. Jejak Langkah, Pramoedya

3. Bumi Manusia, Pramoedya,

4. Anak Semua Manusia, Pramoedya

5. Mangir, Pramoedya

6. Arus Balik, Pramoedya

7. Gadis Pantai, Pramoedya

8. Arok Dedes, Pramoedya

9. Salah Pilih, Nur St. Iskandar

10. Siti Nurbaya, Marah Rusli

11. Laskar Pelangi, Andrea Hirata

12. Sang Pemimpi, Andrea Hirata

13. Padang Bulan, Andrea Hirata,

14. Sirkus Pohon, Andrea Hirata

15. Sebelas Patriot, Andrea Hirata

16. Edensor, Andrea Hirata

17. Bila Malam Bertambah Malam, Putu Wijaya

18. Larung, Ayu Utami

19. Saman, Ayu Utami

20. Para Priyayi, Umar Kayam

21. Ketika Cinta Bertasbih1, Habiburrahman El

22. Ketika Cinta Bertasbih2, Habiburrahman El

23. Pudarnya Pesona Cleopatra, Habiburrahman El

24. Munajat Cinta, Taufiqurrahman Al

25. Ranah 3 Warna, A. Fuadi

26. Negeri 5 Menara, A. Fuadi

27. Rantau 1 Muara, A. Fuadi

28. Cleopatra, Berdnard Shaw

29. Anak Tanah Air, Ajib Rosidi

30. Dua Orang Dukun, Ajib Rosidi

31 Jalan Tak Ada Ujung, Mochtar Lubis

32. Harimau! Harimau!, Mochtar Lubis

33. Sayang Tanah Ini Cinta Kita, Ismail Maimun

33. Pelangi Senja, Nizha & Syamsa

34. Cinta Adalah Kesunyian, Lkis

35. Layla Majnun, Nizami

36. Romeo Juliet, Shakespeare

37. Ateis, Achdiat K Mihardja

38. Salah Asuhan, Abdoel Moeis

39. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Hamka

40. Di Bawah Lindungan Kakbah, Hamka

41. Merantau Ke Deli, Hamka

42. Di Dalam Lembah Kehidupan, Hamka

43. Nurani Rina, Dian Yasmina

44. Rembulan Sepasi, Pipiet Senja

45. Ketika Cinta Menemukanmu, Helvy Tiana R, dkk

46. Sareyang, M. Faizi

47. Godlob, Danarto

48. Surat Dari Malaikat, Suhairi Rachmad

49. Perempuan Berkalung Sorba, Abidah El

50. Hati Suhita

51 Dalam Perjamuan Cinta, Taufiq El Hakim

52. Mahabah Rindu, Abidah El

53 Partikel, Dee

54. Amira, Greg Mortenson & David Oliver Relin

55. Anak-anak Langit, Zainal Fanani

56. Ah Santri, Dwy S

57 Khalwat, Rosi Farobi

58. Join The Gang, Ken Trate

59. Revolusi Waktu, Jonatan Dunn

60. Cintai Wanita Dari Hatinya, Kahlil Gibran

61. Berjuta Rasanya, Tere Liye

62. Suluk Abdul Jalil, Agus Sunyoto

63. Adventure Of The Eleven Cuff Buttona, James F

64 Lamitta, Endah Wahyudi, dkk

65. Celine, Laura Halida

66. Bismillah Aku Mencintaimu, Afif Zain

67. Sepatu Kaca, Agnes Jessica

68. Peluang Kedua, Agnes Jessica

69. Islammu dan Maharku, Ario Muhamad

70. Pergi, Tere Liye

71. Gadis Penghafal Ayat, M Shoim Haris

72. Jingga, Agnes Jessica

73. Ungu, Agnes Jessica

74. Rumah Tanpa Jendela, Asma Nadia

Dan puluhan novel remaja laiinnya. Dan bagi yang mendarmakan buku-bukunya hubungi kami 081807914652.

Usia Pernikahan

Pertanyaan

Bagaimana hukum pernikahan dini (belum baligh) dalam perspektif agama? Dan sejauh mana pandangan para ulama tentang usia baligh? (AW, Panaguan)

Jawaban

Baligh bukan salah satu syarat sahnya perkawinan sejauh dijalankan dengan ketentuan yang berlaku. Pernikahan dini memiliki aturan yang sangat selektif dan tidak sembarangan, yaitu harus dilakukan oleh wali mujbir dalam hal ini ayah dan kakek (tidak boleh yang lainnya seperti kerabat dekat), juga dilakukan dengan tujuan kemaslahatan di dalamnya.

Usia baligh dalam pernikahan menunjukkan sempurnanya akal, kekuatan nalar dan kesiapan dorongan mental. Ulama berbeda pendapat tentang usia baligh di luar tanda-tanda lainnya semisal keluar mani dan haid.  Menurut pendapat Syafiiyah dan Hanabilah usia baligh adalah 15 tahun. Adapun menurut Malikiyah, usia baligh sempurnanya umur 18 tahun dan memasuki umur 19 tahun. Berbeda dengan Abu Hanifah yang membedakan umur baligh laki-laki 18 tahun dan perempuan 17 tahun.

الفقه الاسلامي، جزء ٧، ص: ١٨٥ ١٨٦

وَقَالَ الشَّافِعِيةُ لَيسَ لِغَيرِ الاَبِ وَالجَدِّ تَزويجُ الصغيرِ والصغيرةِ، لخبر الدار قطني: الثَيِّبُ احقُّ بنفسِها، والبِكرُ يُزَوِّجُها ابُوها…… وَكَذٰلِكَ اِشتَرَطَ الشَّافِعِيةُ فَي تَزوُيجِ الصغِيرِ وُجُودَ المَصلَحَةِ

الشرقاوي، جزء ٢، ٢٢٤

وَأَنَّ غَيرَ الابِ لايُزَوِّجُ صغيرةً بحالٍ لانه إنما يُزَوِّجُ بالإذنِ ولا إذنَ للصغيرةِ…… أوالجد عِندَ فقدِ الابِ

الفقه علی المذاهب الاربعة، جزء ٢، ٢٧١

وَقَالَ أبُو حنيفةَ إنما يَبلُغانِ بالسِّنِّ إذا اَتَمَّ الذَّكَرُ ثَمَانِيَ عَشرةَ سنةً، والاُنثیَ سبعَ عشرةَ سنةً…….. المالكية: وَهُوَ أَن يَتِمَّ ثمانيَ عشرةَ سنةً……الشافعية: يُعرَفُ بلوغُ الذكرِ والانثی بتمامِ خمسَ عشرةَ سنةً بالتحديدِ…… الحنابلة: بُلوغُ سنِّهِماخمسَ عشرةَ سنة كاملة

(*)

SMK Nurul Muttaqin Laksanakan ANBK 2022

Pelaksanaan Asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) yang dilaksanakn serentak oleh semua SMK baik swasta maupun negeri secara nasional yang berlangsung pada 29 agustus hingga 1 september 2022 disambut dengan suka cita dan gembira oleh seluruh siswa/siswi SMK Nurul Muttaqin dengan pembekalan dan persiapan yang matang. hal itu terbukti dari 33 siswa/siswi SMK Nurul muttaqin mampu melaksanan ujian tersebut sesuai tenggat waktu yang ditentukan yakni 100 soal dalam 120 menit.

Abdul Asiz S.Pd selaku kepala sekolah SMK nurul Muttaqin pelaksanaan ANKB tahun ini dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif seperti tahun-tahun sebelumnya. SMK Nurul muttaqin sendiri telah Kali kedua melaksanakan ANBK secara mandiri menggunakan fasilitas yang ada disekolah yang dilakukan secara semi daring.

Asesmen Nasional adalah program evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). AN dilakukan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, Asesmen Nasional dirancang untuk mengganti ujian nasional (UN) dan evaluasi pendidikan. “Perubahan mendasar Asesmen secara Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian murid secara individu, akan tetapi mengevaluasi secara sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil,” kata Nadiem dikutip dari YouTube Pesmendik, Selasa (6/10/2022).

Dikutip dari Direktorat SMP Kemdikbud Ristek, ANBK adalah sebuah evaluasi yang dilakukan pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah. Dalam pelaksanaannya, ANBK dilakukan dalam dua moda, yakni ANBK moda online dan semi online. ANBK online harus dilakukan dengan sebuah komputer dengan memiiki akses internet yang stabil, hal ini digunakan oleh client untuk terhubung dengan Pusat Asesmen dan Pengajar (Pusmenjar). Selain itu, pada ANBK online juga diharuskan memiliki sebuah komputer protokol yang berguna untuk membuka token. Sedangkan ANBK semi online, komputer client tidak memiliki akses internet secara langsung. Sehingga komputer client akan terhubung dengan komputer protokol yang memiliki akses internet melalui jaringan LAN.

Bolehkah Lafadz مَشايِخ dibaca مَشَائِخ?

Pertanyaan

Apa akar kata lafadz مَشَايِخِنَا, bolehkah ya’nya diganti hamzah dibaca مَشَائِخِنَا? (Muslimah, Pamekasan)

Jawaban

1. Akar katanya شَيخ (Lk) شَيخَة (Pr) dari kata kerja:

شَاخَ يَشِيخُ شَيخًا

Kata plural atau jama’nya:

شُيُوخ، شِيُوخ، أَشيَاخ، شِيخَة، شِيَخَة، شِيخان، مَشيَخة، مَشِيخَة

Adapun shiqhot muntahal jumu’nya:

مَشَايِخ، أَشَايِيخ

2. Tidak boleh diganti hamzah dibaca مَشَائِخ, huruf  ya’nya asli.

المنجد في اللغة والاعلام، ٤١٠

حاشية الباجوري، جزء ١، ص: ٣

وهي مشايخ بالياء لا بالهمزة

(*)

 

Apa kedudukan lafadz Urida?

Pertanyaan

Lafadz urida (أُرِيدَ) itu fiil apa, mabni apa, waqi’nya apa? (Wawan, Pangbatok)

Jawaban

Lafadz أُرِيدَ merupakan fiil ماضي

Mabni majhul  أَرَادَ / أُرِيدَ

Waqi’ مفرد مذكر غائب

Lafadz di atas seperti tertera dalam firman Allah surah Al-Jin, ayat 10:

وَأَنَّا لَا نَدْرِي أَشَرٌّ أُرِيدَ بِمَنْ فِي الاَرْضِ أَمْ أَرَادَ بِهِمْ رَبُّهُم رَشَدًا

Syech Mustofa Al Ghalayaini menyebutkan cara membuat fiil madi mabni majhul apabila sebelum akhir kata ada huruf alif (selain sudasi) dengan cara mengganti alifnya dengan ya’. Contoh:

بَاعَ ـ بِيعَ

قَالَ ـ قِيلَ

اِبْتَاعَ ـ اِبْتِيعَ

Apabila terdiri dari sudasi atau enam huruf, maka alifnya diganti ya’, hamzah dan huruf nomer tiga diharkati dhommah. Contoh:

استتابَ ـ أُستُتيبَ

استماح ـ أُستُميحَ

Referensi:

جامع الدروس العربية، ص: ٣٥-٣٦